Senin, 08 September 2014

P3K

Pertolongan Pertama

  Pertolongan Pertama
Apakah Definisi Pertolongan Pertama ?
Pertolongan Pertama (PP) adalah perawatan pertama yang diberikan kepada orang yang mendapat kecelakaan atau sakit yang tiba-tiba datang sebelum mendapatkan pertolongan dari tenaga medis.  Ini berarti :
  • Pertolongan Pertama harus diberikan secara cepat.
  • Pertolongan Pertama harus tepat sehingga akan meringankan sakit korban bukan menambah sakit korban
Apa saja Tujuan utama Pertolongan Pertama?
Tujuan utama pertolongan pertama adalah untuk :
  • Mempertahankan penderita tetap hidup atau terhindar dari maut
  • Membuat keadaan penderita tetap stabil
  • Mengurangi rasa nyeri, ketidak-nyamanan dan rasa cemas
  • Menghindarkan kecacatan yang lebih parah
Siapa saja Pelaku Pertolongan Pertama ?
Pelaku pertolongan pertama adalah penolong yang pertama kali tiba di tempat kejadian yang memiliki kemampuan dan terlatih dalam penanganan medis dasar. Secara umum semua orang boleh memberikan pertolongan.

Klasifikasi Penolong:
a.   Orang Awam : Tidak terlatih atau memiliki sedikit pengetahuan pertolongan pertama
b.   Penolong pertama : Kualifikasi ini yang dicapai oleh KSR PMI
c.   Tenaga Khusus/Terlatih :
      Tenaga yang dilatih secara khusus untuk menanggulangi kedaruratan di Lapangan
Apa saja Kualifikasi Seorang Pelaku Pertolongan Pertama ?
Agar dapat menjalankan tugas, petugas penolong harus memiliki kualifikasi sebagai berikut
  • Jujur dan bertanggungjawab.
  • Memiliki sikap profesional, kematangan emosi. dan Kemampuan bersosialisasi.
  • Selalu dalam keadaan siap, khususnya secara fisik
  • Kemampuannya nyata terukur sesuai sertifikasi PMI.
Apa saja Kewajiban Pelaku Pertolongan Pertama ?
  • Menjaga keselamatan diri, anggota tim, penderita dan orang sekitarnya
  • Dapat mengenali dan mengatasi masalah yang mengancam nyawa
  • Memberikan pertolongan dengan cepat dan tepat berdasarkan keadaan korban
  • Meminta bantuan / rujukan
  • Ikut menjaga kerahasiaan dengan petugas lain yang terlibat
  • Mempersiapkan untuk ditransportasikan
Peralatan Dasar Pelaku Pertolongan Pertama (Alat Pelindung Diri)
Sarung Tangan Lateks
berguna untuk melindungi diri karena pada dasarnya semua cairan tubuh dianggap dapat menularkan penyakit
Kacamata Pelindung
berguna untuk melindungi mata dari percikan darah maupun mencegah cedera akibat benturan atau kelilipan pada mata saat melakukan pertolongan.
Baju pelindung
berguna untuk mencegah merembesnya cairan tubuh penderita melalui baju penolong.
Masker Penolong
berguna untuk mencegah penularan penyakit penyakit melalui udara.
Masker RJP
diperlukan bila akan melakukan tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP)
Helm
Dipakai apabila akan bekerja di tempat yang rawan akan jatuhnya benda untuk mencegah terjadinya cedera pada kepala saat melakukan pertolongan. 
    Apa saja Peralatan yang dibutuhkan dalam Pertolongan Pertama?
  • Penutup Luka misalnya kasa steril
  • Pembalut misalnya pembalut segitiga (mitella) dan pembalut gulung
  • Cairan Antiseptik misalnya alkohol
  • Cairan Pencuci Mata misalnya boorwater
  • Peralatan stabilisasi misalnya bidai dan papan spinal panjang
  • Gunting
  • Senter
  • Tandu
  • Tensimeter dan Stetoskop
  • Kapas
  • Pinset
  • Senter
  • Alat Tulis
  • Kartu penderita
Bagaimana Prinsip Dasar Pertolongan Pertama ?

Adapun prinsip-prinsip dasar dalam menangani suatu keadaan adalah sebagai berikut:
  • Pastikan Anda bukan menjadi korban berikutnya. Seringkali kita lengah atau kurang berfikir panjang bila kita menjumpai suatu kecelakaan. Sebelum kita menolong korban, periksa dulu apakah tempat tersebut sudah aman atau masih dalam bahaya
  • Pakailah metode atau cara pertolongan yang cepat, mudah dan efesien. Pergunakanlah sumberdaya yang ada baik alat, manusia maupun sarana pendukung lainnya. Bila Anda bekerja dalam tim, buatlah perencanaan yang matang dan dipahami oleh seluruh anggota.
  • Biasakan membuat catatan tentang usaha-usaha pertolongan yang telah Anda lakukan, identitas korban, tempat dan waktu kejadian, dsb. Catatan ini berguna bila penderita mendapat rujukan atau pertolongan tambahan oleh pihak lain
Alat Bantu pada Pertolongan Pertama
1.    Perban
Perban adalah bahan yang digunakan untuk menutup luka dengan tujuan untuk membantu menghentikan pendarahan dan menyerap cairan yang keluar dari luka juga mencegah terjadinya kontaminasi kuman.
Bila perban tidak tersedia dapat digunakan bahan lain seperti sapu tangan, sarung tangan, lembaran kain atau pakaian yang bersih. Jika memungkinkan, bahan tersebut disterilkan dengan merebusnya selama 15 menit kemudian baru dikeringkan. Pada saat menutup luka usahakan perban lebih lebar beberapa sentimeter dari pinggiran luka untuk mencegah kontaminasi kotoran atau kuman.
2.    Pembalut / bebat
Bebat atau balutan adalah bahan yang sering digunakan untuk melapis luka sehabis diperban. Kegunaannya adalah untuk menbantu menghentikan pendarahan, mengurangi terjadinya pembengkakan dan mendukung bagian otot yang terluka supaya menyatu kembali.
3.     Mitella (pembalut segitiga)
  • Bahan pembalut dari kain yang berbentuk segitiga sama kaki dengan berbagai ukuran. Panjang kaki antara 50-100 cm
  • Pembalut ini biasa dipakai pada cedera di kepala, bahu, dada, siku, telapak tangan, pinggul, telapak kaki, dan untuk menggantung lengan.
  • Dapat dilipat-lipat sejajar dengan alasnya dan menjadi pembalut bentuk dasi.

    4.     Dasi (cravat)
  • Merupakan mitella yang dilipat-lipat dari salah satu ujungnya sehingga berbentuk pita dengan kedua ujung-ujungnya lancip dan lebarnya antara 5-10 cm.
  • Pembalut ini biasa dipergunakan untuk membalut mata, dahi (atau bagian kepala yang lain), rahang, ketiak, lengan, siku, paha, lutut, betis, dan kaki yang terkilir.
  • Cara membalut:
        o  Bebatkan pada tempat yg akan dibalut sampai kedua ujungnya dapat diikatkan
        o  Diusahakan agar balutan tidak mudah kendor, dengan cara  sebelum diikat arahnya
            saling menarik
        o  Kedua ujung diikatkan secukupnya
    5.     Pita (pembalut gulung)
    Dapat terbuat dari kain katun, kain kasa, flanel atau bahan elastis. Yang paling sering adalah kasa. Hal ini dikarenakan kasa mudah menyerap air dan darah, serta tidak mudah kendor.
    Macam ukuran lebar pembalut dan penggunaannya:
    1.  2,5 cm : untuk jari-jari
    2.  5 cm : untuk leher dan pergelangan tangan
    3.  7,5 cm : untuk kepala, lengan atas, lengan bawah, betis dan kaki
    4.  10 cm : untuk paha dan sendi pinggul
    5.  10-15 cm : untuk dada, perut dan punggung.


    Cara membalut anggota badan (tangan/kaki):
    1. Sangga anggota badan yang cedera pada posisi tetap
    2. Pastikan bahwa perban tergulung kencang
    3. Balutan pita biasanya beberapa lapis, dimulai dari salah satu ujung yang diletakkan dari proksimal ke distal menutup sepanjang bagian tubuh, yang akan dibalut dari distal ke proksimal (terakhir ujung yang dalam tadi diikat dengan ujung yang lain secukupnya). Atau bisa dimulai dari bawah luka (distal), lalu balut lurus 2 kali.
    4. Dibebatkan terus ke proksimal dengan bebatan saling menyilang dan tumpang tindih antara bebatan yang satu dengan bebatan berikutnya. Setiap balutan menutupi dua per tiga bagian sebelumnya.
    5. Selesaikan dengan membuat balutan lurus, lipat ujung perban, kunci dengan peniti atau jepitan perban.


    6.    Plester (pembalut berperekat)
  • Pembalut ini untuk merekatkan penutup luka, untuk fiksasi pada sendi yang terkilir, untuk merekatkan pada kelainan patah tulang. Cara pembidaian langsung dengan lester disebut strapping. Plester dibebatkan berlapis-lapis dari distal ke proksimal dan untuk membatasi gerakan perlu pita yang masing-masing ujungnya difiksasi lengan plester.
  • Untuk menutup luka yang sederhana dapat dipakai plester yang sudah dilengkapi dengan kasa yang mengandung antiseptik (Tensoplast, Band-aid, Handyplast dsb).
    Cara membalut luka terbuka dengan plester:
    1. Luka diberi antiseptik
    2. Tutup luka dengan kassa
    3. Baru letakkan pembalut plester.
     7.    Kassa Steril
  • Kasa steril ialah potongan-potongan pembalut kasa yang sudah disterilkan dan dibungkus sepotong demi sepotong. Pembungkus tidak boleh dibuka sebelum digunakan.
  • Digunakan untuk menutup luka-luka kecil yang sudah didisinfeksi atau diobati (misalnya sudah ditutupi sofratulle), yaitu sebelum luka dibalut atau diplester.
     8.    Bidai
    Bidai atau spalk adalah alat dari kayu, anyaman kawat atau bahan lain yang kuat tetapi ringan yang digunakan untuk menahan atau menjaga agar bagian tulang yang patah tidak bergerak (immobilisasi), memberikan istirahat dan mengurangi rasa sakit. Maksud dari immobilisasi adalah:
    1.   Ujung-ujung dari ruas patah tulang yang tajam tersebut tidak merusak jaringan lemah,
         otot-otot, pembuluh darah, maupun syaraf.
    2.   Tidak menimbulkan rasa nyeri yang hebat, berarti pula mencegah terjadinya syok karena
         rasa nyeri yang hebat.
    3.   Tidak membuat luka terbuka pada bagian tulang yang patah sehingga mencegah terjadinya
         infeksi tulang.

    Pembidaian tidak hanya dilakukan untuk immobilisasi tulang yang patah tetapi juga untuk sendi yang baru direposisi setelah mengalami dislokasi. Sebuah sendi yang pernah mengalami dislokasi, ligamen-ligamennya biasanya menjadi kendor sehingga gampang mengalami dislokasi kembali, untuk itu setelah diperbaiki sebaiknya untuk sementara waktu dilakukan pembidaian.
     9.    Pembalut Lainnya
  • Snelverband : pembalut pita yang sudah ditambah kasa penutup luka, dan steril. Baru dibuka saat akan digunakan, sering dipakai untuk menutup luka-luka lebar.
  • Sofratulle : kasa steril yang sudah direndam dalam antibiotika. Digunakan untuk menutup luka-luka kecil.



     
  • Kasus kasus yang Membutuhkan Pertolongan Pertama
    A. Asma
    Asma yaitu penyempitan/gangguan saluran pernafasan.
    Gejala
    ·    Sukar bicara tanpa berhenti, untuk menarik nafas
    ·    Canned be heard the voice of the additional breath
    ·    Otot Bantu nafas terlihat menonjol (dileher)
    ·    Irama nafas tidak teratur
    ·    Terjadinya perubahan warna kulit (merah/pucat/kebiruan/sianosis)
    ·    Kesadaran menurun (gelisah/meracau)
    Penanganan
    1.    Tenangkan korban
    2.    Bawa ketempat yang luas dan sejuk
    3.    Posisikan setengah duduk
    4.    Atur nafas
    5.    Beri oksigen (bantu) bila diperlukan
    B. Lemah Jantung
    Lemah jantung yaitu nyeri jantung yang disebabkan oleh sirkulasi darah kejantung terganggu atau terdapat kerusakan pada jantung.
    Gejala
    • Nyeri di dada
    • Penderita memegangi dada sebelah kiri bawah dan sedikit membungkuk
    • Kadang sampai tidak merespon terhadap suara
    • Denyut nadi tak teraba / lemah
    • Gangguan nafas
    • Mual, muntah, perasaan tidak enak di lambung
    • Kepala terasa ringan
    • Lemas
    • Kulit berubah pucat/kebiruan
    • Keringat berlebihan
    Tidak semua nyeri pada dada adalah sakit jantung. Hal itu bisa terjadi karena gangguan pencernaan, stress, tegang.

    Penanganan
    1. Tenangkan korban
    2. Istirahatkan
    3. Posisi duduk
    4. Buka jalan pernafasan dan atur nafas
    5. Longgarkan pakaian dan barang barang yang mengikat pada badan
    6. Jangan beri makan/minum terlebih dahulu
    7. Jangan biarkan korban sendirian (harus ada orang lain didekatnya)
    C. Mimisan
    Mimisan yaitu pecahnya pembuluh darah di dalam lubang hidung karena suhu ekstrim (terlalu panas/terlalu dingin)/kelelahan/benturan.
    Gejala
    ·   Dari lubang hidung keluar darah dan terasa nyeri
    .    Korban sulit bernafas dengan hidung karena lubang hidung tersumbat oleh darah
    ·    Kadang disertai pusing
    Penanganan
    1.    Bawa korban ke tempat sejuk/nyaman
    2.    Tenangkan korban
    3.    Korban diminta menunduk sambil menekan cuping hidung
    4.    Diminta bernafas lewat mulut
    5.    Bersihkan hidung luar dari darah
    6.   Buka setiap 5/10 menit. Jika masih keluar ulangi tindakan Pertolongan Pertama
    D. Memar
    Memar yaitu pendarahan yang terjadi di lapisan bawah kulit akibat dari benturan keras.
    Gejala
    ·    Warna kebiruan/merah pada kulit
    ·    Nyeri jika di tekan
    ·    Kadang disertai bengkak
    Penanganan
    1.    Kompres dingin
    2.    Balut tekan
    3.    Tinggikan bagian luka
    E. Keseleo
    Keseleo yaitu pergeseran yang terjadi pada persendian biasanya disertai kram.
    Gejala
    ·    Bengkak dan nyeri bila ditekan
    ·    Kebiruan/merah pada derah luka
    ·    Sendi terkunci
    ·    Ada perubahan bentuk pada sendi
    Penanganan
    1.    Korban diposisikan nyaman
    2.    Kompres es/dingin
    3.    Balut tekan dengan ikatan 8 untuk mengurangi pergerakan
    4.    Tinggikan bagian tubuh yang luka
    F. Kram
    Kram yaitu otot yang mengejang/kontraksi berlebihan.
    Gejala
    ·    Nyeri pada otot
    ·    Kadang disertai bengkak
    Penanganan
    1.    Istirahatkan
    2.    Posisi nyaman
    3.    Relaksasi
    4.    Pijat berlawanan arah dengan kontraksi

    Senin, 27 Mei 2013

    Sang Juara

    The Winner FUTSAL STOENDAK CUP II 2013
    CONGRATULATION TO " SDN 1 KARANGTENGAH "












    Kamis, 16 Mei 2013

    SENAM JUMSIHAT

    SENAM JUMAT BERSIH DAN SEHAT ( JUMSIHAT )
    A.    PEMANASAN
    1)   Sikap Awal
    Tujuan           :  Menyiapkan fisik dan psikologis untuk berolahraga.
    Pelaksanaan  :  Posisi awal
    Sikap tubuh   :  Badan tegak, bahu rileks, kedua lengan lurus disamping badan, pandangan ke  
                          depan
    Sikap kaki     :  Kedua kaki lurus dengan tumit rapat, serta ujung kaki dibuka satu kepal 
                          tangan.
            Lihat gambar berikut :
    2)   Latihan I
    Tujuan           :  Mengatur nafas
    Pelaksanaan  :  1 x 8
    Hit. 1            :  Dari sikap sempurna, angkat kedua lengan kesamping atas
    Hit. 2            :  Sikap kedua lengan direnhtangkan dengan telapak tangan  menghadap ke atas
    Hit. 3            :  Sikap V
    Hit. 4            :  Kedua telapak tangan rapat di atas kepala
    Hit. 5            :  Kedua tangan ditarik ke bawah sampai kdi depan muka
    Hit. 6            :  Kedua tangan masih rapat ditarik sampai depan dada (posisi hormat)
    Hit. 7            :  Menundukan kepala
    Hit. 8            : Sikap sempurna.
                           Lihat gambar berikut :












    sikap sempurna


    3)   Latihan II
    Tujuan            :  Mempersiapkan persendian dan otot leher
    Pelaksanaan    :  1 x 8
    1 x 8               :  Sambil jalan di tempat
    Hit. 1,3           :  Menundukan kepala (kedua tangan di pinggang)
    Hit. 2,4           :  Tegak melihat ke depan, hit.4 sikap tangan berpangku tangan di depan dada  
                            (tangan kanan di atas)
    Hit. 5              :  Miringkan kepala ke arah kanan
    Hit. 6              :  Tegak melihat ke depan
    Hit. 7              :  Miringkan kepala ke arah kiri
    Hit. 8              :  Tegak melihat ke depan sambil kedua lengan sikap sempurna.
        Lihat gambar berikut :













                                   
                                                      Gerakan – gerakan di atas dilakukan sambil jalan di tempat




    4)   Latihan III
    Tujuan            :  Mempersiapkan persendian dan otot leher
    Pelaksanaan   :  1 x 8
    1 x 8               :  Sambil jalan di tempat
    Hit. 1              :  Tengok ke samping kanan (kedua tangan dipinggang)
    Hit. 2              :  Tegak melihat ke depan   
    Hit. 3              :  Tengok ke samping kiri
    Hit. 4              :  Tegak melihat ke depan sambil berpangku tangan didepan dada
    Hit. 5              :  Miringkan kepala ke arah kanan
    Hit. 6              :  Tegak melihat ke depan
    Hit. 7              :  Miringkan kepala ke arah kiri
    Hit. 8              :  Tegak melihat ke depan, kedua lengan sikap sempurna
                              Lihat gambar berikut :


















    5)   Latihan IV
    Tujuan            :  Mempersiapkan otot bahu dan dada
    Pelaksanaan    :  1 x 8
    1 x 8               :  Sambil jalan di tempat
    Hit. 1,3           :  Mengangkat kedua bahu
    Hit. 2,4           :  Menurunkan kedua bahu
    Hit. 5,7           :  Kaki kanan dibuka sambil membusungkan dada (dibuka), kedua lengan  
                             ditarik ke belakang rilek
    Hit. 6              :  Dorong punggung ke belakang sambil memindahkan berat badan ke kiri
    Hit. 8              :  Berdiri tegak dengan menutup kaki kanan (sikap sempurna).
         Lihat gambar berikut :










    6)   Latihan V

    Tujuan            :  Mempersiapkan otot bahu dan dada

    Pelaksanaan    :  1 x 8

    1 x 8               :  Sambil jalan di tempat

    Hit. 1-4           :  Memutar kedua bahu ke arah depan
    Hit. 5,7           :  Kaki kanan dibuka, putar lengan kanan ke arah kiri depan sikut lurus  
                            (telapak tangan dibuka)
    Hit. 6              :  Pindahkan berat badan ke arah kiri sambil memutar lengan kiri ke arah 
                            kanan depan
    Hit. 8              :  Berdiri tegak dengan menutup kaki kanan (sikap sempurna)


         Lihat gambar berikut :








    7)   Latihan VI
    Tujuan            :  Mempersiapkan otot bahu dan dada
    Pelaksanaan    :  1 x 8
    1 x 8               :  Sambil jalan di tempat
    Hit. 1-4           :  Memutar kedua bahu ke arah belakang
    Hit. 5,7           :  Kaki kanan dibuka sambil memutar lengan kanan ke belakang lurus  
                             (seperti renang gaya punggung)
    Hit. 6              :  Pindahkan berat badan ke arah kiri sambil memutar lengan kiri ke  
                              belakang
    Hit. 8              :  Berdiri tegak dengan menutup kaki kanan (sikap sempurna)
                                               Lihat gambar berikut :
















    8)   Latihan VII
    Tujuan            :  Mempersiapkan otot bahu, pinggang dan tungkai
    Pelaksanaan    :  2 x 8
    1 x 8               :  Diawali dengan awalan, membuka kaki kanan kedua tangan mengepal  dipinggang  
                             menghadap ke atas  (kedua lutut ditekuk)
    Hit. 1-3           :  Pindahkan berat badan kekaki kanan sambil mengangkat kedua sikut kesamping 
                            atas setinggi bahu (kaki kiri jinjit)
    Hit. 2,4           :  Lakukan ke arah kiri
    Hit. 5,7           :  Dorong dan luruskan lengan kiri ke arah kanan atas
    Hit. 6              :  Dorong dan luruskan lengan kanan ke arah kiri atas
    Hit. 8              :  Berdiri tegak dengan menutup kaki kanan (sikap sempurna).
                                           

    9)   Latihan VIII
    Tujuan            :  Mempersiapkan otot bahu, pinggang dan tungkai
    Pelaksanaan    :  2 x 8
    1 x 8               :  Pertama
    Hit. 1-3           :  Membuka kaki kanan sambil memindahkan berat badan kekaki kanan dengan 
                            gerakan mengayun palingkan badan kearah  kanan, kedua tangan dikepal di depan  
                             dada dengan kedua siku rata dengan bahu, kaki kiri jinjit (kepalan tangan 
                            menghadap ke bawah)
    Hit. 2,4           :  Lakukan ke arah kiri
    Hit. 5,6,7        :  Gerakan kaki dan badan, dorong dan luruskan lengan kiri ke arah kanan depan, 
                            telapak tangan dibuka (tangan kiri dipinggang mengepal)
    Hit. 8              :  Berdiri tegak dengan menutup kaki kanan (sikap sempurna)
                               

    10)        Latihan IX
    Tujuan            :  Mempersiapkan otot pinggang dan bahu
    Pelaksanaan    :  2 x 8
    1 x 8               :  pertama
    Hit. 1              :  Buka kaki kanan lalu tekuk dan pindahkan berat badan ke kaki kanan sambil 
                            merentangkan kedua lengan rata dengan bahu
    Hit. 2              :  Pindahkan berat badan kekaki kiri sambil menekuk kedua lengan dengan posisi 
                             kedua siku samping rata dengan bahu, kedua tangan dikepalkan di depan dada 
                             mengahadap ke bawah
    Hit. 3              :  Pindahkan berat badan kekaki kanan sambil mendorongkan lengan kiri silang 
                             kanan, tangan kanan dikepal dipinggang
    Hit. 4              :  Tarik siku ke arah kiri di depan rata dengan bahu sambil memindahkan berat 
                             badan kekaki kiri
    Hit. 5-7           :  Pindahkan berat badan kekaki kanan sambil meluruskan tangan kiri menyilang di 
                            depan dada ke arah kanan dan tarik kearah badan dengan tangan kanan (telapak 
                             tangan dibuka dengan jari – jari rapat) 
    Hit. 8              :  Berdiri tegak dengan menutup kaki kanan ( sikap sempurna )

    11)        Latihan X
    Tujuan            :  Mempersiapkan otot bahu, pinggang, lengan dan tungkai
    Pelaksanaan   :  2 x 8
    1 x 8               :  Pertama
    Hit. 1              :  Buka kaki kanan lalu tekuk dan pindahkan berat badan kekaki kanan sambil  
                            merentangkan kedua lengan rata dengan bahu
    Hit. 2              :  Pindahkan berat badan kearah kiri sambil menarik kedua siku kearah pinggang, 
                            tangan dikepal disamping bahu dengan kepalan menghadap ke depan
    Hit. 3              :  Pindahkan berat badan kearah kanan sambil menyilangkan kedua lengan di atas 
                            kepala, telapak tangan menghadap ke depan
    Hit. 4              :  Tarik kedua siku kearah bawah sambil memindahkan berat badan kearah kiri
    Hit. 5              :  Dorong dan luruskan lengan kiri ke atas kanan, gerakan ditahan sampai hitungan 7
    Hit. 8              :  Berdiri tegak dengan menutup kaki kanan (sikap sempurna).


    12)        Latihan XI
    Tujuan            :  Mempersiapkan otot bahu, pinggang, panggul dan  tungkai
    Pelaksanaan    :  2 x 8
    1 x 8               :  Pertama
    Hit. 1-3           :  Buka kaki kanan ke samping, tekuk lutut kanan sambil
    mengayun lengan kiri lurus ke depan, lengan kanan ke bawah belakang
    Hit. 2,4           :  Pindahkan berat badan kearah kirisambil mengayunkan
         lengan kanan ke depan dan lengan kiri ke belakang
    Hit. 5              :  Pindahkan berat badan kearah kanan sambil
    mengayunkan lengan kiri ke samping kanan sejajar bahu dan tarik dengan tangan kanan sampai badan menghadap kanan, pandangan melihat ke samping kanan, tahan gerakan sampai hitungan 7
    Hit. 8              :  Berdiri tegak dengan menutup kaki kanan (sikap sempurna).


    13)        Latihan XII
    Tujuan            :  Mempersiapkan otot lengan, bahu, pinggang dan tungkai
    Pelaksanaan    :  2 x 8
    1 x 8               :  Pertama
    Hit. 1-3           :  Kaki kanan dilangkahkan ke depan lalu ditekuk, kaki
    kiri lurus di belakang sambil mengayunkan kedua lengan lurus ke depan atas sampai kedua siku disamping telinga, telapak tangan dibuka berhadapan
    Hit. 2,4           :  Pindahkan berta badan kekaki kiri (tekuk) di belakang
    sambil meluruskan kaki kanan dengan ujung kaki diangkat, kedua lengan turunkan ke bawah sampai disamping panggul lebih satu kepal (telapak tangan dibuka menghadap ke bawah)
    Hit. 5              :  Kembali keposisi hitungan ke 1, gerakan ditahan sampai hitungan 7
    Hit. 8              :  Berdiri tegak dengan menutup kaki kanan (sikap sempurna)


    A.   Gerakan Peralihan ( GP )
    Pelaksanaan         :  2 x 8
    Hit. 1-4                :  Jalan di tempat, lengan diayun biasa / normal. (Hit.4 sikap posisi kedua 
                                  tangan disamping badan)
    Hit. 5                   :  Jalan ke depan sambil menyilang lengan kanan ke bawah di depan paha 
                                 kiri
    Hit. 6                   :  Silangkan lengan kiri di depan lengan kanan
    Hit. 7                   :  Jalan mundur sambil mengayun kedua lengan ke depan atas (U) telapak 
                                 tangan menghadap ke depan
    Hit. 8                   :  Tutunkan kedua lengan ke bawah depan keposisi lengan kanan menyikut 
                              ke bawah di depan perut samping kanan dikepal menghadap badan, kepalan 
                                tangan kiri menopang siku kanan dan menghadap ke bawah.
    C.  LATIHAN INTI
    1)   Inti I
    Tujuan            :  Melatih otot bahu, lengan dan tungkai
    Pelaksanaan    :  4 x 8 pengulangan
    Sikap Awal     :  Sikap sempurna (kedua tangan dikepal menghadap kebelakang)
    Hit. 1-3   Ger. kaki       :  Simpan tumit kaki kanan ke depan
                   Ger. Tangan   :  Ayunkan kedua lengan lurus ke depan sampai
             setinggi bahu (kepalan tangan menghadap kebawah)
            And               :  Kembali kesikap awal
    Hit. 2-4   Ger. kaki       :  Simpan tumit kaki kiri ke depan
                   Ger. Tangan   :  Tarik kedua kepalan tangan ke atas sampai di
                        depan dada sambil mengangkat kedua siku setinggi 
                        bahu
            And               :  Berdiri tegak, kedua tangan dikepal dipinggang 
                                     menghadap ke atas
    Hit. 5-7   Ger. kaki       :  Buka kaki kanan ke samping (2x)
                   Ger. Tangan   :  Dorong lengan kanan kearah kiri depan
    Hit. 6-8   Ger. kaki       :  Buka kaki kiri ke samping (2x)
                   Ger. Tangan   :  Dorong lengan kiri kearah kanan depan 45
             derajat, tangan kanan dipinggang dikepal.
                                   
    2)   Inti II
    Tujuan            :  Melatih otot punggung atas dan bahu
    Pelaksanaan    :  4 x 8 pengulangan
    Sikap Awal     :  Sikap sempurna, kedua tangan dikepal disimpan di
         depan perut (puser)
    Hit. 1-4   Ger. kaki       :  Dua langkah samping kanan dan kiri (double step)
                   Ger. Tangan   :  Ayunkan lengan kanan 2x dan lengan kiri 2x
    kearah depan atas dengan posisi siku ditekuk
    mengepal
    Hit. 5-7   Ger. kaki       :  Buka kaki kanan kearah belakang (jinjit)
                   Ger. Tangan   :  Ayunkan kedua lengan kearah depan atas
            sampai di atas kepala (ditekuk)
    Hit. 6,8   Ger. kaki       :  Buka kaki kiri kearah belakang jinjit
                   Ger. Tangan   :  Gerakan sama
                           
    3)   Inti III
    Tujuan            :  Melatih otot tungkai dan lengan
    Pelaksanaan    :  4 x 8 pengulangan
    Sikap Awal     :    -
    Hit. 1      Ger. kaki        :  Langkahkan kaki kanan kearah kanan depan
            langsung keposisi kuda – kuda (squath)
                   Ger. Tangan   :  Posisi pasang, tangan kanan mengepal di
    depan bahu kanan, tangan kiri mengepal di depan perut (siku ditekuk)
    Hit. 2      Ger. kaki       :  Langkahkan kaki kanan kearah depan kanan
                   Ger. Tangan   :  Tangan kanan gerakan menangkis luar di
             depan dada (telapak tangan dibuka
             menghadap kebadan) tangan kiri mengepal dipinggang
    Hit. 3-4                         :  Gerakan sama dilakukan ke kiri
    Hit. 5-8   Ger. kaki       :  Dua langkah kanan dan kiri zig – zag  ke
           belakang (double step)
                   Ger. Tangan   :  Merentangkan kedua lengan ke samping rata
           dengan bahu (4x) tangan dikepal
      
    4)   Inti IV
    Tujuan            :  Melatih otot bahu, lengan, pinggang dan tungkai
    Pelaksanaan    :  4 x 8 pengulangan
    Sikap Awal     :  ­Sikap sempurna, kedua tangan dikepal dipinggang
    Hit. 1      Ger. kaki        :  Langkahkan kaki kanan serong depan kanan
                   Ger. Tangan   :  Dorong lengan kiri kearah kanan depan mengepal
    Hit. 2      Ger. kaki       :  Ankat lutu kiri silang kearah kanan setinggi panggul
                   Ger. Tangan   :  Sikut tangan kanan kearah lutut kiri yang diangkat
    Hit. 3,4                         :  Gerakan sama dilakukan ke kiri
    Hit. 5-8   Ger. kaki       :  Satu langkah zig – zag  kearah belakang (single step) 4x
                   Ger. Tangan   :  Dorongkan kedua lengan kearah atas dikepal
             sampai lurus (4x).

    5)   Inti V
    Tujuan            :  Melatih otot tungkai, lengan dan bahu
    Pelaksanaan    :  4 x 8 (dilakukan 2 x 8 kearah kanan dan 2 x 8 kearah kiri)
    Sikap Awal     :  ­Sikap sempurna, kedua tangan dikepal dipinggang
         menghadap ke atas 2 x 8 dilakukan ke kanan
    Hit. 1-2      Ger. kaki        :  Dua langkah ke depan dimulai dengan kaki kanan
                   Ger. Tangan   :  Angkat kedua siku kearah depan atas setinggi bahu (2x)
    And                :  Rapatkan kedua siku di depan sambil menutup         
             kaki kiri 
    Hit. 3-4   Ger. kaki       :  Dua langkah samping kanan (double step)
                   Ger. Tangan   :  Buka kedua siku kearah samping rata dengan
            bahu sampai satu garis dengan bahu
    Hit. 5-6   Ger. kaki       :  Dua langkah mundur
                   Ger. Tangan   :  Sama dengan hit. 1-2
    Hit. 7-8   Ger. kaki       :  Dua langkah samping kiri (double step)
                   Ger. Tangan   :  Sama dengan hit. 3-4.


    6)   Inti VI
    Tujuan            :  Melatih otot tungkai, lengan dan bahu
    Pelaksanaan    :  4 x 8
    Sikap Awal     :  ­Sikap sempurna, kedua lengan disilang di depan,
           tangan kanan di depan tangan kiri, telapak tangan dibuka
    Hit. 1,3   Ger. kaki       :  Buka kaki kanan (titikan ujung kaki)
                   Ger. Tangan  :  Angkat kedua siku ke samping atas setinggi bahu
     And               : Simpan kaki kanan di depan kaki kiri sambil
      menurunkan lengan keposisi semula
    Hit. 2,4   Ger. kaki       :  Buka kaki kiri (titikan ujung kaki)
                   Ger. Tangan   :  Ayunkan kedua lengan lurus ke samping atas
       sampai setinggi bahu dengan telapak tangan  
       menghadap ke belakang dibuka
    Hit. 5-6   Ger. kaki       :  Satu langkah kanan dan kiri zig – zag mundur (singke 
                                          step)
                   Ger. Tangan   :  Putar lengan kanan kearah dalam melalui
           depan badan 1x, kearah kiri 1x
    Hit. 7-8   Ger. kaki       :  Jalan mundur dua langkah
            Ger. Tangan   :  Dorongkan kedua lengan ke atas sampai lurus Dikepal.


    7)   Inti VII
    Tujuan            :  Melatih otot tungkai, lengan dan bahu (meningkatkan
         frekuensi denyut nadi)
    Pelaksanaan    :  4 x 8
    Sikap Awal     :  ­Sikap sempurna
    Hit. 1,3   Ger. kaki       :  Ayunkan kaki kanan kearah depan lurus
           sambil melompat
                   Ger. Tangan  :  Lengan kiri kedepan sambil mengayunkan
            lengan kanan kearah samping belakang
      setinggi bahu
       And              :  Sambil menutup kaki kiri simpan kedua tangan
       disamping dada dengan telapak tangan dibuka 
       menghadap ke depan, kedua siku mengarah
       belakang disamping badan
    Hit. 5,7   Ger. kaki       :  Angkat lutut kanan setinggi panggul sambil
            mundur 4 langkah
                   Ger. Tangan   :  Dorong kedua lengan ke depan
    Hit. 6,8   Ger. kaki       :  Angkat lutut kiri setinggi panggul
                   Ger. Tangan   :  Dorong kedua lengan ke depan

    8)   Inti VIII
    Tujuan            :  Melatih otot tungkai dan meningkatkan frekuensi denyut jantung
    Pelaksanaan    :  4 x 8
    Sikap Awal     :  -
    Hit. 1-2   Ger. kaki        :  Berlari maju 2 langkah
                   Ger. Tangan   :  Tepuk tangan 2x di depan dada
    Hit. 3      Ger. kaki       :  Ayunkan kaki kanan menyilang kearah kiri (lutut lurus)
                   Ger. Tangan   :  Diayun mengimbangi gerakan kaki
    Hit. 4     Ger. kaki        :  Angkat lutut menyilang kearah kiri
                   Ger. Tangan   :  Diayun mengumbangi gerakan kaki
    Hit. 5-6   Ger. kaki       :  Berlari mundur dua langkah
                   Ger. Tangan   :  Tepuk tangan 2x
    Hit. 7-8                         :  Gerakan sama dengan hitungan 3-4 dilakukan
             dengan kaki kiri.

    C.  GERAKAN PENDINGINAN ( COOLING DOWN )
    1)   Latihan I
    Tujuan            :  Melemaskan otot lengan, bahu, tungkai dan memulihkan 
                            pernafasan
    Pelaksanaan    :  2 x 8 (1 x 8 dilakukan kearah kanan dan 1 x 8 kearah kiri)
    Sikap awal      :  Sikap sempurna
    1 x 8               :  Pertama
    Hit. 1,3           :  Kaki kanan dibuka sambil memindahkan berat badan
    kekaki kanan dan ayunkan lengan ke samping kanan perlahan – lahan disesuaikan dengan irama musik
    Hit. 2,4           :  Lakukan kearah kiri  (gerakan sama)
    Hit. 5,7           :  Gerakan kaki sama, ayunkan lengan kearah samping
          kanan memutar ke atas
    Hit. 6              :  Lakukan kearah kiri (gerakan sama).
    Hit. 8              :  Sikap sempurna.
                          

    2)   Latihan II
    Tujuan            :  Melemaskan persendian otot bahu, pinggang dan
         tungkai
    Pelaksanaan    :  2 x 8
    1 x 8               :  Pertama
    Hit. 1,3           :  Kaki kanan dibuka sambil memindahkan berat badan
    dan mengayun kedua lengan kearah samping atas (ka/ki) setinggi bahu rileks (kaki kiri jinjit)
    Hit. 2,4           :  Lakukan pindahkan berat badan kearah kiri sambil
    menurunkan kedua lengan menyilang di depan (tangan kanan di depan)
    Hit. 5,7           :  Pindahkan berat badan kearah kanan sambil
    mendorong/meluruskan lengan kiri ke atas kanan (lengan kiri disamping telinga kanan/kiri, tangan satu lagi di pinggang)
    Hit. 6              :  Pindahkan berat badan kearah kiri sambil menarik
         lengan kiri ke bawah disamping kari badan
    Hit. 8                    :  Sikap sempurna.
              
    3)   Latihan III
    Tujuan            :  Mempersiapkan persendian otot bahu, pinggang dan tungkai
    Pelaksanaan    :  2 x 8
    1 x 8               :  Pertama
    Hit. 1,3           :  Membuka kaki kanan sambil memindahkan berat
    badan kekaki kanan dengan gerakan mengayun palingkan badan kearah kanan, kedua tangan dikepal di depan dada dengan kedua siku sejajar bahu, kaki kiri jinjit (kepalan tangan menghadap ke bawah)
    Hit. 2,4           :  Lakukan kearah kiri
    Hit. 5,6,7        :  Gerakan kaki dan badan dorong dan luruskan lengan
    kiri kearah kanan depan, telapak tangan dibuka (tangan kiri dipinggang mengepal)
    Hit. 8              :  Berdiri tegak dengan menutup kaki kanan (sikap sempurna).
      
    4)   Latihan IV
    Tujuan            :  Mempersiapkan otot pinggang dan bahu
    Pelaksanaan    :  2 x 8
    1 x 8               :  Pertama
    Hit. 1              :  Buka kaki kanan lalu tekuk dan pindahkan berat badan
    kekaki kanan sambil merentangkan kedua lengan sejajar dengan bahu
    Hit. 2              :  Pindahkan berat badan kearah kiri sambil menekuk
    kedua lengan dengan posisi kedua siku disamping sejajar dengan bahu, kedua tangan dikepal di depan dada menghadap ke bawah
    Hit. 3              :  Pindahkan berat badan kekaki kanan sambil
    mendorong lengan kiri silang kanan, tangan kanan dikepal dipinggang
    Hit. 4              :  Tarik siku kearah kiri dikepal sejajar dengan bahu
          sambil memindahkan berat badan kearah kiri
    Hit. 5-7           :  Pindahkan berat badan kekaki kanan sambil
    meluruskan tangan kiri menyilang di depan dada kearah kanan dan tarik kearah badan dengan tangan kanan (kedua telapak tangan dibuka dengan jari – jari rapat)
    Hit. 8              :  Berdiri tegak dengan menutup kaki kanan (sikap sempurna).

    5)   Latihan V
    Tujuan            :  Mempersiapkan otot pinggang, bahu, lengan dan  tungkai
    Pelaksanaan    :  2 x 8
    1 x 8               :  Pertama
    Hit. 1              :  Buka kaki kanan lalu tekuk dan pindahkan berat badan
    kekaki kanan sambil merentangkan kedua lengan sejajar dengan bahu
    Hit. 2              :  Pindahkan berat badan kearah kiri sambil menarik
    kedua siku kearah pinggang, tangan dikepal disamping bahu dengan kepalan mengahadap ke depan
    Hit. 3              :  Pindahkan berat badan kearah kanan sambil
    menyilangkan kedua lengan di atas kepala, telapak tangan menghadap ke depan (tangan kanan di depan)
    Hit. 4              :  Tarik kedua siku kearah bawah sambil memindahkan
         berat badan kearah kiri
    Hit. 5-7           :  Dorong dan luruskan lengan kiri ke atas kanan,
         gerakan ditahan samapi dengan hit.7
    Hit. 8              :  Berdiri tegak dengan menutup kaki kanan (sikap sempurna).
         
    6)   Latihan VI
    Tujuan            :  Mempersiapkan otot pinggang, bahu, panggul dan tungkai
    Pelaksanaan    :  2 x 8
    1 x 8               :  Pertama
    Hit. 1,3           :  Buka kaki kanan ke samping, tekuk lutut kanan sambil
    mengayun lengan kiri lurus ke depan, lengan kanan ke bawah belakang
    Hit. 2,4           :  Pindahkan berat badan kearah kiri sambil mengayun
         lengan kanan ke depan dan lengan kiri ke belakang
    Hit. 5-7           :  Pindahkan berat badan kearah kanan sambil mengayun
    lengan kiri kesamping kanan sejajar bahu dan tarik dengan tangan kanan sampai badan mengahadap kanan, pandangan melihat ke samping kanan, tahan gerakan sampai hit.7 
    Hit. 8              :  Berdiri tegak dengan menutup kaki kanan (sikap sempurna).
        

    7)   Latihan VII
    Tujuan            :  Mempersiapkan otot pinggang, bahu, pinggang dan tungkai
    Pelaksanaan    :  2 x 8
    1 x 8               :  Pertama
    Hit. 1,3           :  Kaki kanan dilangkahkan ke depan lalu tekuk, kaki kiri
    lurus di belakang sambil mengayun kedua lengan lurus ke depan atas sampai kedua siku disamping telinga, telapak tangan dibuka berhadapan
    Hit. 2,4           :  Pindahkan berat badan kekaki kiri (tekuk) di belakang
    sambil meluruskan kaki kanan dengan ujung kaki diangkat. Kedua lengan turunkan ke bawah samapai disamping panggul lebih satu kepal (telapak tangan dibuka mengahadap ke bawah)
    Hit. 5-7           :  Kembali ke posisi hit.1 tahan gerakan sampai hit.7 
    Hit. 8              :  Berdiri tegak dengan menutup kaki kanan (sikap sempurna)

    8)   Latihan VIII
    Tujuan            :  Mengatur nafas
    Pelaksanaan    :  1 x 8
    Hit. 1              :  Dari sikap sempurna, angkat kedua lengan ke samping atas
    Hit. 2              :  Sikap kedua lengan direntangkan dengan telapak
         tangan menghadap ke atas
    Hit. 3              :  Sikap V
    Hit. 4              :  Kedua telapak tangan rapatdi atas kepala
    Hit. 5              :  Kedua tangan ditarik ke bawah sampai di depan muka
    Hit. 6              :  Kedua tangan masih rapat ditarik sampai depan dada
           (posisi hormat)
    Hit. 7              :  Menundukan kepala
    Hit. 8              :  Sikap sempurna / penutup.